Skip to main content

Posts

Klub Hotel Pratunam

KLUB HOTEL PRATUNAM Petchaburi 13 - Bangkok Untuk turis Indonesia, Pratunam Market menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berbelanja. Kami Full Moon Paradise ada kontrak baru dengan Klub Hotel, hotel ini punya lokasi yang strategis, dan tentunya kamar yang bersih dan fasilitas yang cukup lengkap untuk hotel bintang tiga. Kami rekomendasikan untuk group dibawah 10 pax, karena lokasi hotel yang tidak bisa dilalui bus.  Price untuk Deluxe room: Rp. 560.000/room (Double/Twin) , + Rp. 280.000 untuk extra bed. Untuk reservation silahkan email ke: infofmparadise@gmail.com www.fullmoonparadise.co.th

Larp Neua (Daging Mentah), Berani Coba?

Jika melihat foto di atas, mungkin anda akan berpikir bahwa makanan tersebut belum siap saji. Namanya "Larp Neua', terbuat dari daging dan darah sapi segar. Ada dua jenis, yang pertama dimasak dan yang kedua tidak dimasak. Makanan yang berasal dari daerah Isan (Thailand) memang cukup terkenal , dan cukup ekstrim juga tentunya. Saya sendiri cukup ragu untuk mencoba makanan ini, makanan jepang yang tidak dimasak sudah sangat familiar tentunya, dan bahan bakunya masih masuk diakal untuk dimakan mentah-mentah. Tapi karena rasa penasaran yang cukup tinggi, saya memberanikan diri untuk mencobanya.

Mencoba Somtam Terkenal di Bangkok

Selepas pulang kerja, ada telepon dari Beena yang mengajak saya untuk melihat toko yang akan disewanya di depan Central Pinklao Bangkok. Kami pergi ke sana dengan taksi dari tempat saya bekerja, perjalanan cukup cepat hanya 30 menit di tengah kemacetan kota Bangkok saat jam pulang kerja.

Durian Hunter

-The  Paradise   of   Food - "Kin Khao Rue Yang?" (Sebuah Artikel dari Full Moon Paradise) DURIAN HUNTER Pada akhir pekan kemarin, tepatnya tanggal 6 Mei 2017, kami berkesempatan liburan sejenak. Mumpung ada Van kantor yang free, dan akhirnya kami putuskan untuk ke Samet Island yang masuk di wilayah Rayong. Tapi di artikel ini kami tidak akan membahas mengenai Pulau Samet, yang akan kiami bahas adalah durian. Buah yang banyak dibenci tapi banyak pula yang sangat mencintai durian.

Serunya Songkran Festival

Songkran Festival di Thailand jatuh pada tanggal 13 April di setiap tahunnya. Songkran adalah tahun baru bagi masyarakat Thailand. Biasanya orang Thailand akan kembali ke kampung halamannya untuk bertemu dengan keluarga dan meminta maaf kepada orang tua. Di Bangkok sendiri biasanya perang air akan dirayakan selama tiga hari berturut-turut. Songkran Festival menjadi salah satu daya tarik bagi turis mancanegara.

Senja di Koh Samet

Mengejar sunset di Koh Samet adalah hal yang sangat menyenangkan. Koh Samet adalah sebuah pulau kecil yang berada di dalam Khao Laem Ya National Park, di Provinsi Rayong. Untuk Sampai ke pulau ini cukup mudah, karena tidak begitu jauh dari kota Bangkok. Perjalanan kurang lebih 3 jam menggunakan bus umum dari Terminal Ekamai, lalu dilanjutkan dengan ferry selama kurang lebih 30 menit saja.

Raja Ampat nya Thailand

Mu Ko Ang Thong National Park terletak di Provinsi Suratahani. Ang Thong jika diartikan adalah "Bowl of Gold". Luasanya mencapai 102 km persegi, dan terdapat 42 pulau di sana. Saya menyebutnya surga yang tersembunyi, atau Raja Ampatnya Thailand, keindahan alam dan kelestarian alam yang masih terjaga.

Thailand Rajanya Makanan Kaki Lima

Selain wisata belanja, Thailand terkenal dengan makanan kaki lima yang akan anda temui di setiap sudut kota. Orang Indonesia biasanya akan mengincar ketan mangga atau Pad Thai, dan tentu saja durian menjadi buruan utama. Berbagai jenis makanan akan anda temui selama berlibur di Thailand. Beragam makanan khas daerah masing-masing di Thaialnd, ada yang khas utara, khas bangkok, atau selatan dan lainnya. Saya sendiri yang sudah cukup lama tinggal di Thailand tidak bisa menghafal satu persatu nama makanan, terlalu banyak dan tentu saja saya lebih senang mencicipinya daripada menghafal namanya. 

Erawan Waterfalls

Penat dengan suasana kota, akhirnya saya putuskan untuk menjauh sejenak dari hiruk pikuk dan kesibukkan saya di Bangkok. Pilihannya jatuh kepada kota Kanchanaburi, tidak terlalu jauh dari Bangkok sekitar 2-3 jam perjalanan dengan mobil. Tapi saya sendiri lebih senang pergi dengan kereta api dari Stasiun Thonburi. Walaupun menjadi lebih lama, tetapi saya menikmati itu. Duduk di kereta tua dengan bangku terbuat dari kayu seakan membawa saya kembali ke masa lalu. Kanchanaburi sendiri banyak cerita atau sejarah di masa lalu yang cukup kelam. Di sana terkenal dengan jalur kereta api kematian, jalur itu dibangun oleh tentara Jepang dengan menerapkan sistem kerja paksa. Para pekerjanya berasal dari tentara sekutu yang disandera oleh Jepang.

Tiga Tempat Liburan di Thailand Yang Anti Mainstream

Jumlah turis Indonesia yang berlibur ke Thailand setiap tahunnya semakin bertambah jumlahnya. Tempat-tempat yang sering dikunjungi tentu saja Bangkok karena turis Indonesia senang sekali berbelanja, Pratunam, Chatucak, dan pasar-pasar lainnya. Setelah Bangkok biasanya akan memilih ke Pattaya untuk menikmati hiburan malam di sana. Bagaimana yang sudah sering ke Thailand tapi bosan dengan tempat-tempat itu, saya punya beberapa rekomendasi tempat yang anti mainstream dan tidak terlalu jauh dari Bangkok.

HIDUP RASA TOM YUM #4

I Love My Job Pekerjaan gue di Thailand adalah jalan-jalan, makan-makan, dan lalu dapat bayaran. Pekerjaan yang sangat menyenangkan tentunya. Tugas gue adalah ikut serta dalam rombongan tour dari Indonesia, jadi tugas gue nemenin guide-guide yang belum lancar atau belum bisa bahasa Indonesia. Jadi kalau gue update status lagi di pantai atau lagi makan enak, itu tandanya gue lagi kerja. Dan dalam kurun waktu tiga bulan berat badan gue naik 10 Kg. 

HIDUP RASA TOM YUM #3

Sopir Taksi Ngeselin Warna taksi di Thailand cukup meriah, dari yang pink, hijau dan kuning, orange, serta ada juga yang biru kayak taksi di Indonesia. Di Bangkok banyak banget taksi, 24 jam nonstop pasti ketemu. Tapi untuk pelayanan benar-benar jauh dibawah taksi-taksi di Jakarta kalau menurut gue. Di sini kita harus Tanya dulu sebelum naik, tujuannya kemana, dan kalau terlalu jauh (tapi gak jauh-jauh banget sih, masih di Bangkok) biasanya si sopir menolak. Kadang kalau dekat dan macet juga gak mau, jadi bener-bener ngeselin deh.

HIDUP RASA TOM YUM #2

Selamat Tinggal Nasi Goreng Gue berangkat ke Thailand dengan kemampuan bahasa Thai yang sangat minim, paling pernah dengar pas lagi nonton Thai Movie, itu juga rada males dengarnya. Suara cempreng dengan intonasi yang naik turun. Dan gue males banget kalau harus belajar lagi, terutama gara-gara huruf-hurufnya yang berbeda pula. Kalau di kota atau tempat yang banyak turisnya sih gak jadi masalah, soalnya banyak yang bisa bahasa Inggris, tapi gue tinggal di pinggiran Bangkok di daerah bangna. Di tempat gue tinggal ini jarang banget ada turis, jadi orang yang bisa bahasa Inggris juga sangat terbatas. Bahkan yang ngurus Apartemen aja gak bisa Bahasa Inggris, jadi kalau gue butuh sesuatu seringkali kami berdua menggunakan bahasa tubuh. 

HIDUP RASA TOM YUM #1

HRTY (Hidup Rasa Tom Yum) berisi kumpulan cerita gue selama hidup di bangkok-Thailand. Kesepian Membunuhku Kenalin nama gue Aldo, gue laki-laki biasa yang punya banyak mimpi, walaupun belum ada mimpi yang kesampean, tapi gue akan tetap terus bermimpi. Gue tinggal di Bangkok – Thailand, gue juga bingung kenapa gue nyasar sejauh ini, gue bukan mau operasi atau ganti kelamin ya, gue cuma gak sengaja aja bisa hidup di sini.

Enjoy Your Life! Happy New Year 2016!

Beberapa tahun belakangan gue gak pernah ngerayain tahun baruan. Kalau gak lagi kerja, paling cuma di kamar aja. Untuk tahun baru 2016, gue udah ngerencanain seminggu sebelumnya, pokoknya harus jalan, dan gak mau cuma di kamar aja. Kebetulan gue suka camping, selain bisa back to the nature , faktor lainnya adalah murah meriah, gak perlu bayar penginapan yang lumayan mahal. Karena terbatasnya isi dompet, jadi gue putuskan untuk camping di Khao Laem Ya National Park yang ada di kota Rayong, gak begitu jauh dari Bangkok sekitar 3,5 jam aja. 

My Story (Tahun ke 3 Bertahan Hidup di Thailand)

Waktu gak berasa, gw sudah masuk di tahun ke tiga tinggal di Thailand. Banyak cerita yang menyenangkan dan banyak kejadian-kejadian lucu juga yang gw alamin. Dari susahnya komunikasi, sampai pengalaman-pengalaman yang gak pernah terpikirkan sebelumnya. Thailand seperti rumah ke dua gw sendiri, rumah pertama tetap tanah airku Indonesia. Untuk ceritanya bisa langsung lihat video di bawah ya, atau mampir ke cahnnel YouTube gw di:  TheGunz Channel  , jangan lupa SUBCRIBE ya! 

3 Makanan Aneh Thailand

Serangga goreng, daging sapi mentah, sampai kerang mentah udah gw cobain, tapi diantara tiga makanan tersebut, manakah yang paling menyiksa? Lihat aja langsung videonya ya.

Wisata Kuliner di China Town - Bangkok

Mau wisata kuliner seru, jangan lewatkan China Town di Bangkok. Segala macam makanan kaki lima ada di sana, dan ramai sekali tentunya. Mau tau seperti apa? langsung cek videonya ya.

Apakah Tuhan Ikut Tersenyum? #SmileProject

Sebuah gerakan yang mengajak teman-teman untuk mengkampanyekan Perdamaian Dunia, STOP Perang, STOP menumbuhkan kebencian, Dunia butuh jutaan senyuman untuk kehidupan yang lebih baik. Gunakan hastag #SmileProject di akun media sosial anda, bantu share video ini, atau gunakan video yang anda buat sendiri, dengan begitu teman-teman telah ikut berpartisipasi dalam kampanye Perdamaian Dunia. Mari kita berikan senyuman untuk dunia yang sedang menangis.

Extreme Thai Food (Daging Mentah)

Larp Neuea