Skip to main content

Larp Neua (Daging Mentah), Berani Coba?


Jika melihat foto di atas, mungkin anda akan berpikir bahwa makanan tersebut belum siap saji. Namanya "Larp Neua', terbuat dari daging dan darah sapi segar. Ada dua jenis, yang pertama dimasak dan yang kedua tidak dimasak. Makanan yang berasal dari daerah Isan (Thailand) memang cukup terkenal , dan cukup ekstrim juga tentunya. Saya sendiri cukup ragu untuk mencoba makanan ini, makanan jepang yang tidak dimasak sudah sangat familiar tentunya, dan bahan bakunya masih masuk diakal untuk dimakan mentah-mentah. Tapi karena rasa penasaran yang cukup tinggi, saya memberanikan diri untuk mencobanya.



Bahan-bahan nya cukup sedehana, ada lime juice, scallions, mint, cilantro, garlic, union, chili, dan pepper. Saat makanan ini masuk ke dalam mulut saya, yang saya rasakan adalah seperti menggigit seekor sapi yang masih hidup, darahnya begitu terasa, tapi tidak terlalu amis karena ada lime yang cukup banyak. Saya merasa menjadi seorang Vampire, saya tak sanggup menghabiskannya. Saya bungkus kembali dan saya tumis di rumah , dan rasanya jauh lebih nikmat setelah dimasak. Jika anda berani mencobanya, silahkan pesan makanan ini. Selamat mencoba!

Comments

Popular posts from this blog

Pattaya 18+

Pattaya adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Chonburi, Thailand. Dulunya sekitar tahun 1960 an, Pattaya ini hanya desa nelayan. Pada jaman perang Vietnam, banyak tentara Amerika Serikat yang bermukim di Pattaya sebelum berangkat menuju medan perang. Dari situlah penduduk di Pattaya mulai beralih profesi, mereka mulai membangun bar, dan tempat hiburan lainnya. Sampai sekarang Pattaya memang terkenal sebagai pusat hiburan malamnya Thailand. Pattaya menjadi salah satu kota di Thailand yang berkembang secara pesat. Apartemen mewah dan hotel terus bertambah, sehingga Pattaya juga menjadi daya tarik bagi para pencari kerja yang berasal dari daerah lainnya.

Senja di Bulan Desember

Jatuh cinta bukan hanya soal kesenangan semata, tapi berbicara mengenai rasa...

Keluarga Baru di Phnom Penh (Kamboja)

Pertengahan tahun 2013 saya berkesempatan mengunjungi Phnom Penh (Kamboja). Sebenarnya bukan acara liburan, karena waktu itu ijin tinggal saya di Bangkok telah habis. Saya perlu waktu lebih lama untuk mengurus dokumen yang diperlukan untuk Student Visa. Saya pilih jalur udara, kalau pakai jalur darat hanya diberikan waktu 14 hari ijin tinggal. Jadi saat berangkat budget saya benar-benar sangat minim.