Skip to main content

Posts

Wisata Kuliner di Siem Reap - Kamboja Part #2

Wisata kuliner di Siem Reap-Kamboja masih berlanjut. Sebelum pulang saya sempatkan untuk makan pagi sebelum pulang ke Bangkok. Langsung saja lihat videonya ya. Jangan lupa subcribe, comment, like, and share ya!!!

Wisata Kuliner di Siem Reap - Kamboja Part #1

Di video kali ini saya mencicipi makanan asli Kamboja, tepatnya di kota Siem Reap. Mau tau makanan apa yang saya coba, langsung saja lihat videonya ya. Jangan lupa subcribe , comment , like dan share ya! Kob kun karp...

Makan Black Hot Dog di Bangkok

Normalnya Hot Dog, memakai roti biasa, tapi ada yang menjual dengan roti yang berwarna hitam. Menarik juga, jadi saya ingin mencobanya. Lokasinya ada di Siam Square One, di Restoran Peurnwan, mau tau ulasan tentang Black Hot Dog nya??? langsung aja tonton videonya di atas.

Makan Somtam (Papaya Salad) Thai Food

Somtam atau biasa disebut Papaya Salad adalah makanan asli dari Thailand. Bahan dasar utamanya adalah pepaya muda yang diserut, dicampur dengan cabai, bawang putih, kecap ikan, dan sauce yang terbuat dari gula merah dan asam jawa. Makanan yang cukup populer di kalangan masyarakat Thailand, dan sangat mudah untuk mendapatkan somtam, karena dimana-mana pasti ada yang menjualnya. Somtam sendiri sangat bervariasi, ada yang dicampur dengan ebi, atau dengan kepiting kecil berwarna hitam. Untuk melihat review tentang somtam, silahkan kunjungi video di atas.

Senja di Koh Samet

Sebelum pulang ke Indonesia, saya menyempatkan diri untuk pergi berlibur. Seperti biasanya saya tidak merencanakan liburan jauh-jauh hari, bahkan untuk penginapan juga belum ada. Maka dari itu saya bukan backpacker, karena saya bukan seorang smart traveler. Mungkin suatu hari nanti kalau saya sudah sedikit smart baru bisa dikatakan sebagai seorang 'Backpacker'. Pilihan saya jatuh pada Samet Island (Koh Samet), pulau ini ada di provinsi Rayong atau 220 km dari Bangkok, menyebrang dengan kapal selama 30 menit.

I Love My Job

Selama di Thailand gw ini kerjaannya nemenin tamu dari Indonesia yang lagi liburan. Tapi gw bukan guide ya, karena guide (pemandu wisata) ini harus warga negara asli Thailand. Gw nemenin guide-guide yang masih belum bisa berbahasa Indonesia. Tamu-tamu yang gw bawa ini berbeda-beda tipenya. Ada yang gila shopping , ada yang suka ke club malam, dan ada juga yang suka dengan sejarah Thailand.

I'm Not a Backpacker

Banyak orang yang beramai-ramai menuliskan bahwa dirinya adalah seorang backpacker. Gendong tas ransel yang segede kulkas lalu selfie di suatu tempat dan bilang “gw backpacker” . Ah rasanya semua orang bisa jadi backpacker , gampang banget kan, tinggal beli tas carrier abis itu pergi jalan-jalan deh. Emang sih sampai sekarang belum ada seorang ahli yang benar-benar mendeskripsikan apa itu backpacker . Kita lihat apa itu backpacker di mata orang-orang, ada yang bilang backpacker itu para budget traveler , jadi semakin sedikit uang yang dikeluarkan semakin hebatlah dirinya. Ada lagi yang menjelaskan kalau backpacker adalah orang yang melakukan perjalanan dengan tas punggung, kalaupun lo jalan dengan budget yang minim tapi bawa koper, mereka gak akan ngakuin lo sebagai backpacker . Ya setiap orang boleh-boleh saja berpendapat. Tapi yang menarik perhatian gw ada yang jelasin backpacker itu adalah seorang smart traveler , narsis juga ya menganggap dirinya smart , mungkin pengetahuan...

Gaya Traveling

diambil dari akun twiitter @COZMEEDer Traveling sudah menjadi tren baru yang terus digandrungi masyarakat Indonesia. Baik yang bepergian ke luar negeri atau hanya di dalam negeri. Gaya traveling pun berbeda-beda, dari yang backpacker sampai yang mengikuti progam tour. Liburan memang sangat diperlukan untuk merefresh kembali pikiran kita yang sudah jenuh belajar ataupun bekerja. Untuk melakukan sebuah perjalanan liburan, pastinya ada budget yang harus disiapkan begitu juga dengan tujuannya. Setelah mengamati gaya traveling masyarakat kita, saya membaginya menjadi 4 bagian:

Hidup adalah Perjuangan (Belalang Tempur)

Kehidupan itu seperti belalang, yang selalu melompat dari satu tempat ke tempat lainnya. Dan tak jarang belalang kembali pada satu titik yang sama. Belalang sebenarnya tak punya apa-apa untuk melindungi dirinya. Belalang hanya dianugerahi kaki untuk melompat. Kapan saja belalang bisa mati dimangsa hewan lainnya yang lebih besar. Tapi belalang tidak hanya pasrah, belalang selalu bertempur dengan kehidupan, dan tak akan pernah berhenti melompat sampai ia mati.

"Are You Moslem?"

Pada bulan Mei 2013, saya putuskan untuk meninggalkan Jakarta. Tanah kelahiran yang membesarkan saya. Sedih rasanya tidak akan bisa makan bubur ayam atau ketoprak lagi di pagi hari. Tapi apa mau dikata, Jakarta sudah terlalu penat, jenuh rasanya harus berjibaku dengan ribuan orang lainnya di setiap pagi. Terjebak dalam kemacetan sudah menjadi santapan setiap hari. Bukan hanya itu saja, setiap harinya juga harus bermain dengan kematian, menghindar dari metromini yang kebut-kebutan mengejar setoran. Rasanya saya tidak mau menjadi tua di Jakarta, walaupun kota ini tetap saya rindukan dengan segala macam keburukannya.

Keluarga Baru di Phnom Penh (Kamboja)

Pertengahan tahun 2013 saya berkesempatan mengunjungi Phnom Penh (Kamboja). Sebenarnya bukan acara liburan, karena waktu itu ijin tinggal saya di Bangkok telah habis. Saya perlu waktu lebih lama untuk mengurus dokumen yang diperlukan untuk Student Visa. Saya pilih jalur udara, kalau pakai jalur darat hanya diberikan waktu 14 hari ijin tinggal. Jadi saat berangkat budget saya benar-benar sangat minim.

Travel Philosophy (Kebahagiaan)

Tujuan hidup manusia adalah kebahagiaan. (Aristoteles) Bukankah perjalanan hidup ini menuju pada kematian? Jadi buat apa resah memikirkan perjalanan itu sendiri, nikmatilah! Terkadang kita lupa menikmati kehidupan yang sedang dijalani. Kesibukkan sehari-hari membuat seseorang menjadi seperti mesin. Pekerjaan memang yang utama untuk melanjutkan kehidupan, tak dipungkiri sebagai manusia kita membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan pokok kita. Yang menjadi masalah adalah ketika kita lupa untuk menghargai diri kita sendiri, berikanlah ruang untuk sekedar menikmati kehidupan yang telah diberikan. Kebahagiaan yang dikatakan oleh Aristoteles sebagai tujuan hidup manusia memang benar adanya. Hanya saja setiap orang pasti memiliki definisi yang berbeda soal "Kebahagiaan" itu sendiri.

Pattaya 18+

Pattaya adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Chonburi, Thailand. Dulunya sekitar tahun 1960 an, Pattaya ini hanya desa nelayan. Pada jaman perang Vietnam, banyak tentara Amerika Serikat yang bermukim di Pattaya sebelum berangkat menuju medan perang. Dari situlah penduduk di Pattaya mulai beralih profesi, mereka mulai membangun bar, dan tempat hiburan lainnya. Sampai sekarang Pattaya memang terkenal sebagai pusat hiburan malamnya Thailand. Pattaya menjadi salah satu kota di Thailand yang berkembang secara pesat. Apartemen mewah dan hotel terus bertambah, sehingga Pattaya juga menjadi daya tarik bagi para pencari kerja yang berasal dari daerah lainnya.

Perjalanan Menuju Phuket

Patong Beach, Phuket Oktober 2014 Waktu itu saya belum pernah main ke Thailand bagian selatan. Jadi suatu pagi saya terbangun dari tidur, dan sebenarnya belum merencankan apapun. Dengan mata masih sayup-sayup, saya buka jendela dan duduk di balkon kamar sambil menghisap rokok. Tiba-tiba saja terbersit Phuket, sudah lama di Thailand tapi belum mampir ke pulau yang cukup terkenal ini. Ya saya memang suka bepergian tanpa direncanakan panjang lebar terlebih dahulu. Masuk ke kamar dan ambil tas ransel yang tersimpan di atas lemari pakaian. Saya berkemas, menyiapkan pakaian untuk tiga hari saja, karena hari Senin harus ngantor kembali. Padahal saya belum tahu mau naik apa ke Phuket. Browsing sebentar di internet, dan saya putuskan naik kereta api ke Provinsi Surathani. Sekalian mencoba kereta tidur, sebenarnya naik bus lebih cepat dan murah, tapi saya mau cari suasana yang beda, jadi pilih naik kereta api.

Senja di Bulan Desember

Jatuh cinta bukan hanya soal kesenangan semata, tapi berbicara mengenai rasa...

Talad Root Fai (Pasar Malam Kereta Api)

Liburan ke Bangkok rasanya kurang lengkap kalau tidak berbelanja, apalagi pergi dengan ibu-ibu atau teman-teman perempuan, siapkan saja balsem untuk kaki anda setelah menemani mereka shopping. Ada banyak tempat belanja yang terkenal di Bangkok, Chatucak Market yang ramai di akhir pekan, pasar pagi dan malam Pratunam, dan banyak lagi.

Wow!!! Erawan Waterfall

Kali ini saya akan menuliskan kisah perjalanan saya di pertengahan tahun 2013. Kebetulan waktu itu ada salah seorang teman yang baik hatinya dan cantik parasnya mengunjungi saya di Thailand, hehe...sebenarnya bukan mengunjungi tapi mau liburan ke Thailand.

Bangkok Street Food (Sukhumvit Soi 38)

Di Bangkok sendiri sebenarnya banyak sekali jajanan kaki lima, hampir ada di setiap penjuru jalan dan gang-gang kecil yang tersebar di mana-mana.

Kanchanaburi The Peaceful Place

                                                    (The bridge over the River Kwai) Kanchanaburi terletak di bagian barat Thailand, populasi penduduknya sekitar 30.000 orang. Pada tahun 1942 kota ini ada dibawah kekuasaan Jepang, walaupun Thailand sendiri tidak pernah dijajah.

Menyepi di Lonely Beach

Waktu itu saya terlalu sibuk bekerja, dan sampailah pada titik jenuh yang membuat saya ingin melepas semua penat yang ada. Saya tinggal di Bangkok-Thailand, hidup sendiri tanpa ada teman, keluarga apalagi kekasih pujaaan hati, loh...malah curhat, hehehe...ok kembali ke cerita.