Skip to main content

Keluarga Baru di Phnom Penh (Kamboja)


Pertengahan tahun 2013 saya berkesempatan mengunjungi Phnom Penh (Kamboja). Sebenarnya bukan acara liburan, karena waktu itu ijin tinggal saya di Bangkok telah habis. Saya perlu waktu lebih lama untuk mengurus dokumen yang diperlukan untuk Student Visa. Saya pilih jalur udara, kalau pakai jalur darat hanya diberikan waktu 14 hari ijin tinggal. Jadi saat berangkat budget saya benar-benar sangat minim.


Akhirnya sampailah saya di Phnom Penh. Keluar dari bandara saya kebingungan, maklum tidak ada perencanaan khusus, hanya sebuah buku yang menginformasikan berbagai macam hostel murah. Saya pun menuju keluar bandara untuk mencari angkutan umum. Saya mencari tukang ojek, kalau di Bangkok sangat mudah, karena ojek di sana berseragam. Di Phnom Penh sama seperti di Jakarta lah ya, tukang ojeknya tidak bertanda sama sekali, hanya mengandalkan insting yang kuat...hehehe. Tengok sana-sini saya tidak menemukan tanda-tanda adanya tukang ojek.

Sekitar lima belas menit kemudian, datanglah seorang bapak dengan sepeda motor tuanya.

'Hallo, can i help you?' Sapa si bapak dengan ramah.
'Yes, i need some room with the cheap rate.' Jawab saya dengan bahasa inggris ya pas-pasan. Bahasa Inggris saya terbilang buruk, tapi di Bangkok saya rasa kemampuan bahasa Inggris saya cukup lumayan dibanding orang lokal di sana. Bapak ini ternyata tukang ojek, bahasa Inggrisnya lumayan, cukup fasih dan lebih mudah dimengerti dibanding orang Thailand yang banyak saya jumpai. Namanya Mr. Pan, akhirnya setelah negosiasi harga, dia mengantar saya ke salah satu hostel di pusat kota. Nama hostelnya saya lupa, tapi harga kamar nya cukup murah, semalamnya USD 12. Saya booking untuk dua malam.

Lagi Masa Kampanye 
Dua malam di sana saya habiskan waktu dengan berjalan-jalan di dalam kota saja. Duduk-duduk di pinggir Sungai Mekong saat senja datang adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Banyak anak-anak yang menjual buku-buku yang dicopy dari buku aslinya. Suatu sore saat saya makan malam, datanglah seorang gadis kecil menawarkan buku Into The Wild. Ketika saya tanya isi bukunya, saya dibuat terkejut. Si anak kecil ini dengan sangat fasih menjelaskan isi buku dengan bahasa Inggris. Dan saya coba tanya mengenai buku lainnya, ternyata dia bisa menjelaskan semua buku yang dijual. Akhirnya saya beli sebuah buku dengan harga USD 5. Banyak sekali anak-anak kecil yang sudah bekerja di Kamboja, mereka kurang terawat. Pakaiannya sangat kumal, rambutnya juga tak terurus. Kesimpulan saya masyarakat Kamboja masih jauh dari tingkat kehidupan yang layak.

Tuk-Tuk di Phnom Penh

Suatu malam setelah saya selesai makan, saya kembali ke hostel sekitar jam sepuluh malam. Saya menggunakan jasa tuk-tuk. Saat diperjalanan tuk-tuk saya dikejar oleh beberapa pengendara motor. Para pengendara motor ini tidak sendirian, mereka membonceng perempuan di belakangnya. Jumlahnya cukup banyak. Saya agak ketakutan, karena mereka seperti mengejar mangsa, dari kiri, kanan, dan belakang. Dalam pikiran saya, jangan-jangan mereka ini komplotan perampok, atau saya akan diculik dan dimintai tebusan jutaan dolar, sedangkan uang dikantong tak sampai lima puluh dolar. Ternyata saat saya turun mereka menawarkan gadis-gadis itu, dengan ramah saya katakan, 'No, thank you.' ekstrem juga ternyata ya....hehehe.

Mr. & Mrs. Pan
Di hari terakhir, Mr. Pan datang ke hostel untuk menjemput saya. Ternyata dia mengajak saya untuk mampir ke rumahnya sebelum saya kembali ke Bangkok. Rumahnya sangat sederhana, dinding-dindingnya terbuat dari kayu. Mr. Pan memperkenalkan istri dan anak laki-lakinya. Benar-benar keluarga yang ramah, dan yang membuat saya terkejut, istrinya sudah menyiapkan masakan yang luar biasa. Akhirnya kami makan siang bersama, karena saya belum makan pagi, saya sampai nambah nasi tiga kali. Masakan istrinya enak, tidak kalah dengan masakan restoran pokoknya. Tapi ternyata Mr. Pan punya dua anak perempuan, mungkin adat di sana tidak diperkenankan anak perempuan makan bersama dengan tamu pria dewasa. Karena setelah selesai kedua anak perempuannya baru diperkenankan makan di belakang rumah. Entah karena anak perempuannya pemalu atau memang adatnya seperti itu, karena saya tidak menanyakannya kepada Mr. Pan.

Foto bersama :)

Selesai makan saya dan Mr. pan ngobrol-ngobrol di depan rumah, dia membeli beberapa botol bir merek Angkor. Banyak yang kami obrolkan, dari politik, sampai latar belakang keluarganya, ternyata kalau malam hari dia bekerja sebagai security di sebuah pabrik. Karena saya bukan peminum handal, akhirnya saya sedikit mabuk, dan tertidur di rumah Mr. Pan. Sampai akhirnya ia membangunkan saya jam tiga sore, karena saya harus segera ke bandara untuk check in. Akhirnya saya pamitan dengan istri dan anak-anaknya, keluarga baru yang sangat ramah. Suatu saat pasti saya akan kembali ke sana, sayang sekali no telepon Mr. Pan yang saya catat di kertas entah hilang kemana. Kalau ada kesempatan, pasti saya akan mampir kembali ke rumah Mr. Pan dan keluarganya.



Comments

  1. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    BURUAN DAFTAR!
    dewa-lotto.name
    dewa-lotto.com

    ReplyDelete
  2. Bosan dengan game anda yang itu-itu saja ??
    Ingin mencoba memainkan game yang lebih menantang untuk anda ??

    JaguarQQ kini hadir permainan Real Money yang bisa memberikan anda kemenangan
    Hanya dengan 1 USER ID anda dapat memainkan 9 permainan yang kami sediakan , diantaranya :
    - Poker
    - Bandar Poker
    - DominoQQ
    - AduQ
    - Capsa Susun
    - BandarQ
    - Sakong
    - Bandar66
    - Perang Baccarat

    Promo yang sedang berlaku saat ini :
    - Bonus Cashback sebesar 0,5% (dibagikan setiap hari jumat)
    - Bonus Refferal sebesar 20% (seumur hidup)

    Hanya dengan Minimal Deposit & Withdraw sebesar Rp.15.000,-
    Anda sudah memiliki kesempatan untuk menang hingga jutaan rupiah
    Mari daftar dan bergabung bersama kami situs judi Terpercaya dan Tanpa Robot (100% Player VS player)

    Untuk info lebih lanjut bisa hubungi kami langsung melalui
    Website : http://jaguarqq.windaftar.com/
    Telepon / WA : +855964608606
    Telegram : +855964608606
    LINE : Csjaguarqq
    YM : Cs.jaguarqq

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pattaya 18+

Pattaya adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Chonburi, Thailand. Dulunya sekitar tahun 1960 an, Pattaya ini hanya desa nelayan. Pada jaman perang Vietnam, banyak tentara Amerika Serikat yang bermukim di Pattaya sebelum berangkat menuju medan perang. Dari situlah penduduk di Pattaya mulai beralih profesi, mereka mulai membangun bar, dan tempat hiburan lainnya. Sampai sekarang Pattaya memang terkenal sebagai pusat hiburan malamnya Thailand. Pattaya menjadi salah satu kota di Thailand yang berkembang secara pesat. Apartemen mewah dan hotel terus bertambah, sehingga Pattaya juga menjadi daya tarik bagi para pencari kerja yang berasal dari daerah lainnya.

Senja di Bulan Desember

Jatuh cinta bukan hanya soal kesenangan semata, tapi berbicara mengenai rasa...