Skip to main content

HIDUP RASA TOM YUM #3


Sopir Taksi Ngeselin

Warna taksi di Thailand cukup meriah, dari yang pink, hijau dan kuning, orange, serta ada juga yang biru kayak taksi di Indonesia. Di Bangkok banyak banget taksi, 24 jam nonstop pasti ketemu. Tapi untuk pelayanan benar-benar jauh dibawah taksi-taksi di Jakarta kalau menurut gue. Di sini kita harus Tanya dulu sebelum naik, tujuannya kemana, dan kalau terlalu jauh (tapi gak jauh-jauh banget sih, masih di Bangkok) biasanya si sopir menolak. Kadang kalau dekat dan macet juga gak mau, jadi bener-bener ngeselin deh.


Untuk turis memang sih biasanya si sopir-sopir curang ini gak mau pakai argo, biasa langsung main tembak buat harganya. Tapi kalau orang Thai mereka gak berani, karena takut dilaporin ke polisi. Tapi kalau nolak sama aja, suka-suka sopirnya, kalau jalurnya dia gak suka ya pasti ditolak. Padahal kan rejeki ya, tapi kok ditolak. Tapi tidak semua ya, pasti akan tetap ada orang-orang baik di sekeliling kita. Gue kalo ditolak juga gak masalah, dan terus nyetop taksi lainnya, sampai ada yang mau nganter. 

Gue punya pengalaman tak terlupakan dulu pas tinggal di Bangna. Karena gue masih baru tinggal di Bangkok jadi waktu itu gue belum tahu ada bus ke Mall Central bangna dari Stasiun BTS Udomsuk. Mall Central Bangna ini patokan gue untuk sampai ke rumah. Dan setiap kali gue naik taksi dan bilang ke sopirnya mau ke Central Bangna, si sopir pada loading beberapa saat, dan akhirnya ngeh juga dan bilang, “Ooohh Sentan Bangna.” , dan berkali-kali gue naik taksi si sopir selalu gak bisa ngucapin kata Central dengan benar, selalu Sentan. Orang Thai susah banget ya bilang kata Central, daripada gue harus ngomong berkali-kali mending gue ikutin saja apa yang biasa dikatakan si sopir taksi.

Sentan…sentan…sentan…., pokoknya gue hafalin itu kata beserta intonasinya Sen (diucapkan biasa) , dan Tan (Diucapkan dengan nada tinggi seperti orang kaget tapi tidak boleh terlalu panjang). Kira-kira tau kan cara pengucapannya? Kalau belum ada bayangan, ya lupakan saja dulu. Nah setelah gue hafal, gue uji coba lah kata Sentan ini, gue stop taksi, gue buka pintunya, dan masuk sambil mengucapkan “Sentan Bangna” , dengan keyakinan dan rasa percaya diri yang tinggi. Dan si sopir dengan santainya jawab gue, “Oh Central Bangna….”. Bangkeeee……si sopir bisa bahasa Inggris ternyata, dan gue ngobrol-ngobrol sepanjang jalan, dalam hati gue sialan giliran gue ikutin ketemu sopir yang bisa bahasa Inggris, bikin malu nama bangsa dan Negara aja.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pattaya 18+

Pattaya adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Chonburi, Thailand. Dulunya sekitar tahun 1960 an, Pattaya ini hanya desa nelayan. Pada jaman perang Vietnam, banyak tentara Amerika Serikat yang bermukim di Pattaya sebelum berangkat menuju medan perang. Dari situlah penduduk di Pattaya mulai beralih profesi, mereka mulai membangun bar, dan tempat hiburan lainnya. Sampai sekarang Pattaya memang terkenal sebagai pusat hiburan malamnya Thailand. Pattaya menjadi salah satu kota di Thailand yang berkembang secara pesat. Apartemen mewah dan hotel terus bertambah, sehingga Pattaya juga menjadi daya tarik bagi para pencari kerja yang berasal dari daerah lainnya.

Senja di Bulan Desember

Jatuh cinta bukan hanya soal kesenangan semata, tapi berbicara mengenai rasa...

Keluarga Baru di Phnom Penh (Kamboja)

Pertengahan tahun 2013 saya berkesempatan mengunjungi Phnom Penh (Kamboja). Sebenarnya bukan acara liburan, karena waktu itu ijin tinggal saya di Bangkok telah habis. Saya perlu waktu lebih lama untuk mengurus dokumen yang diperlukan untuk Student Visa. Saya pilih jalur udara, kalau pakai jalur darat hanya diberikan waktu 14 hari ijin tinggal. Jadi saat berangkat budget saya benar-benar sangat minim.