| Koh Kham Yai |
Setelah dua malam di Koh Sichang, kami berdua ingin mengunjungi pulau lain yang tidak jauh dari Koh Sichang. Setelah browsing sana sini, akhirnya kami putuskan ke Koh Kham Yai, walaupun info yang kami dapatkan sangat sedikit. Kami naik kapal dari pelabuhan, kapal kecil ini mungkin hanya bisa untuk 10 orang saja. Mereka menyebutnya kapal tektok, mungkin karena bunyinya troktoktoktok..., hanya sekitar sepuluh menit saja dari Koh Sichang.
| Marina (Penginapan kami di Koh Kham Yai) |
Akhirnya kami sampai di sebuah pulau yang kami juga tidak tahu ada apa di dalamnya. Setelah mendapatkan penginapan, kami langsung menyimpan barang-barang kami. Tapi belum bisa berleha-leha di kasur ya, karena mereka masih membenahi kamar dengan model rumah panggung untuk kami berdua. Bau cat tembok yang masih baru sangat pekat tercium, beberapa bagian juga masih diperbaiki. Pasti penginapan ini sudah lama tidak ada yang menempati. Setelah bertanya kepada pemiliknya, ternyata memang penginapan ini baru direnovasi lagi, dan baru saja mulai dipromosikan lagi.
| Pemandangan Koh Sichang dari Koh Kham Yai |
Kami berdua penasaran, ada apa saja di pulau kecil ini. Kami berdua memutuskan untuk segera berkeliling pulau. Setelah jalan sekian jauh, ternyata kami hanya melihat para pemancing saja, dan pulau ini cukup kotor, banyak sekali sampah berserakan di pinggiran pantai. Sengatan matahari cukup membuat kami berdua kelelahan, ternyata kami tidak menemukan tempat yang kami harapkan untuk sekedar bersantai di pinggiran pantai. Walaupun begitu, kami berdua tetap harus menikmati perjalanan kami berdua, kami putuskan beristirahat di bawah tebing batu. Terkadang sesuatu yang kita harapkan memang belum tentu sama sesuai kenyataannya, tapi jangan kecewa, berusahalah unutk menikmati segala yang ada. Karena bahagia bisa kita ciptakan sendiri.
Lihat juga videonya ya di TheGunz Channel
Comments
Post a Comment